Tak terasa waktu bergulir dengan cepatnya. Ada banyak kisah yang terjadi. Ada banyak warna yang menghiasi.
Rangkaian peristiwa demi peristiwa, rangkaian kisah demi kisah masih belum bisa terungkapkan disini.
Buncahan rasa yang menggelora, menyeruak ingin menunjukkan keberadaannya juga masih dapat tersimpan rapat di hati dan memori ini.
Entah kapan kata demi kata bisa menguntaikan segalanya, atau bahkan mungkin tidak pernah terukir abadi dalam goresan-goresan seperti ini.
“Orang lain bisa berkata apapun tentang dirimu. Tapi siapa dirimu sebenarnya, hanya kamu yang tahu dan hanya kamu yang memutuskan” tweet by Pepatah.


3 responses to “Buncahan Rasa”
Anonymous
January 5th, 2012 at 05:51
karena manusia tempatnya lupa, maka menulis akan mengekalkan cerita..
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”
― Pramoedya Ananta Toer
lely0902@gmail.com
January 5th, 2012 at 09:43
terus ngeblog ya mbak….
Laili
January 5th, 2012 at 09:44
terus ngeblog ya mbak…