Selamat Pagi Duniaku,
Lama aku tak mengunjungimu, kangen dengan tuts2 yang melukiskan pelangi-pelangi hari ini.
Hasrat itu terusik, menggebu, mendorong diri untuk segera melabuhkannya.
Itu adalah kamu. Duniaku. Tempat mencurahkan segala apa yang menggedor2 jiwaku. Untuk segera menari2 diatas tuts2 keyboard curahan hatiku.
Hmm, tulisan itu, ada kesamaan dengan diriku.
Cinta sederhana.
Sederhana tapi begitu mengagumkan.
Sederhana tapi begitu teduh, memayungi semua rasa gelisah dan sedih yang pernah ada
Sederhana tapi sanggup memeluk, menentramkan ketakutan dan kekhawatiran yang membebani jiwa
Begitu sederhana, sampai membuat sangat terluka dan sakit apabila tidak memperdulikan sesosok cinta sederhana dihadapannya
Karena sederhana itu sepenuh jiwa, tulus ikhlas tanpa pamrih dan tanpa noda
Sederhana itu mampu memahami kesetiaan dan kejujuran dengan hati nurani
Dan cinta sederhana itu hanya bisa diberikan dan diterima oleh seseorang yang memahami arti cinta sederhana


1 responses to “Cinta Sederhana”
Anonymous
November 11th, 2011 at 06:15
Gitu ya. Cinta Sederhana itu ada di hati walau tak pernah bertemu apalagi memiliki. Ya ga?